Menurut Kantor Berita ABNA, Hazem Qasem menyebut langkah perusahaan Emirat untuk mengimpor produk Israel ke Tepi Barat telah membuat Zionis lebih banyak menetap di wilayah Palestina dan menerapkan kebijakan imigrasi Palestina.
Sejak pengumuman kesepakatan normalisasi hubungan, sejumlah perusahaan Israel dan Emirat menandatangani berbagai kesepakatan.
Sampai saat ini dengan represi Presiden AS Donald Trump untuk menormalisasi hubungan negara Arab dengan Israel, empat negara Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, Sudan dan Maroko secara resmi mencapai kesepakatan normalisasi penuh hubungan diplomati dengan Israel.
Normalisasi hubungan negara-negara ini dengan Israel menuai penentangan luas dari berbagai negara Islam. (MF)
342/